Langsung ke konten utama

5 Kunci Produktifitas

Banyak orang bekerja hampir 24 jam untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Walhasil bukan goal yang teracapai, tetapi malah badan menjadi sakit dan tidak bisa melanjutkan pekerjaan. Karena produktif bukan berarti kerja keras.

Produktif bisa berarti nilai optimal yang bisa kita dapat dari energi yang kita keluarkan, berikut kunci agar produktif :
1.Tidur
Tidur yang cukup seperti charger yang memberikan tenaga prima sehingga otak bisa berfikir dengan jernih dan memunculkan ide - ide yang kreatif sehingga bekerja bisa efisien. Istirahat yang cukup juga menjaga tenaga tetap stabil spanjang hari sehingga terus bisa optimal dalam bekerja setiap hari.

2. Makanan
Makanan yang sehat dan bergizi memberikan stamina bagi tubuh dan tenaga yang cukup sehingga bisa produktif dalam bekerja. Otak dan organ tubuh lainnya juga akan terjaga dan selalu sehat sehingga memberikan tenaga yang optimal dalam bekerja. Orang yang makan tidak sehat atau terlalu banyak makan akan menjadikan banyak lemak dalam tubuh dan tubuh yang obesitas hingga akhirnya berdampak menurunnya produktifitas.

3. Gerak
Luangkan waktu untuk bergerak minimal 30 menit sehari, karena dengan cukup gerak badan akan menjadi sehat dan lemak akan keluar bersama keringat. Cukup gerak juga membuat berat badan menjadi ideal sehingga badan akan menjadi lebih relaks dan produktif.

4. Rekreasi
Rekreasi merupakan charger untuk pikiran dan perasaan, saat keduanya mulai lelah harus beristirahat dan di isi ulang dengan energi yang baru. Selain itu rekreasi juga bisa menambah wawasan dan ide baru sehingga kita lebih produktif.

5. Network
Hubungan pertemanan atau persaudaraan membuat hati kita menjadi lapang dan informasi semakin luas, kita juga akan banyak mendapat feedback dari teman atau saudara kita. Semakin luas jaringan kita semakin banyak kemungkinan peluang dan informasi yang kita dapat, sehingga kita akan mendapatkan kesempatan baru atau menyelesaikan pekerjaan yang lebih produktif.

Jika kita tidur cukup, makan bergizi dan cukup bergerak kita akan mendapatkan kondisi ideal untuk beraktifitas ditunjang dengan wawasan yang luas dan rekreasi serta jaringan yang luas maka kita akan menjadi orang yang produktif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semua Kejadian Bersifat Netral Kitalah Yang Memberi Maknanya

Steven covey menulis dalam bukunya seven habits of highly effective people . Bahwa salah satu kemampuan orang yang efektif adalah memiliki Responsibility (tanggung jawab).  Responsibility disini diartikan sebagai respond ability kemampuan seseorang untuk merespon, artinya merespon segala bentuk kejadian, situasi kondisi, ataupun peristiwa yang datang kedalam hidup kita. Jadi jika meyakini bahwa semua kejadian yang datang kepada kita adalah tanggung jawab kita maka kita harus memiliki kemampuan bagaimana merespon masalah tersebut. Agar kita memiliki kemampuan mersepon suatu keadaan dengan baik maka kita perlu mengetahui pondasi ini. Pada dasarnya semua kejadian bersifat netral, kitalah yang memberikan label pada kejadian itu sehingga suatu kejadian memiliki bentuk makna, apakah itu makna positif atau negatif. Contoh : saat pergi ke kantor tiba-tiba ban mobil bocor, saat melihat ban bocor,  saat itu inget bahwa jam 10 akan ada meeting sama Bos dan team bahas rencana kerja divis

Cara Menghilangkan Sifat Egois Diri Sendiri

Dalam kehidupan sehari – hari, kita berinteraksi dengan banyak orang yang mempunyai sifat berbeda satu sama lainnya. Ada yang bersifat ramah, baik hati, dan sopan. Tetapi ada juga pribadi yang kasar, pemarah, atau egois. Orang yang mempunyai sifat egois adalah orang yang sulit untuk dihadapi. Semua orang sebenarnya punya sisi egoisme dalam dirinya, namun kadarnya berbeda – beda. Ada yang bisa menekan sisi egois tersebut dan menunjukkan sisi pribadinya yang baik, namun ada juga yang lebih dominan mengutamakan sifat egoisnya dalam berinteraksi dengan orang lain. Egois berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu ‘Ego’ yang artinya diri sendiri. Jadi, orang yang bersifat egois adalah orang yang selalu mementingkan dirinya sendiri dan tidak pernah mempertimbangkan kepentingan orang lain. Orang ini hanya akan mencari kenyamanan untuk dirinya sendiri dan tidak peduli dengan keadaan orang lain. Mengapa Seseorang Menjadi Egois Seseorang bisa menjadi pribadi yang egois biasanya k

Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif

Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif, untuk pertama kali terbit pada tahun 1989, adalah sebuah buku pengembangan diri yang ditulis oleh Stephen R. Covey. Buku ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi dalam 38 bahasa sejak publikasi pertamanya, yang ditandai dengan dirilisnya edisi ulang tahun ke-15 tahun 2004. Covey menyajikan pendekatan untuk menjadi efektif dalam mencapai tujuan dengan menyelaraskan diri pada apa yang dia sebut sebagai prinsip etika karakter yang menurutnya universal dan abadi. Tujuh kebiasaan Manusia yg sangat efektif mencakup banyak prinsip dasar dari efektivitas manusia. Kebiasaan-kebiasaan ini bersifat mendasar; merupakan hal yg primer. Ketujuh kebiasaan ini menggambarkan internalisasi prinsip-prinsip yang benar yang menjadi dasar kebahagiaan dan keberhasilan yang langgeng. Akan tetapi sebelum kita dapat benar-benar mengerti Tujuh Kebiasaan ini, kita perlu mengerti “ Paradigma “ kita sendiri dan bagaimana membuat suatu “ Perubahan Paradigma “.