Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Semua Kejadian Bersifat Netral Kitalah Yang Memberi Maknanya

Steven covey menulis dalam bukunya seven habits of highly effective people. Bahwa salah satu kemampuan orang yang efektif adalah memiliki Responsibility (tanggung jawab). Responsibility disini diartikan sebagai respond ability kemampuan seseorang untuk merespon, artinya merespon segala bentuk kejadian, situasi kondisi, ataupun peristiwa yang datang kedalam hidup kita. Jadi jika meyakini bahwa semua kejadian yang datang kepada kita adalah tanggung jawab kita maka kita harus memiliki kemampuan bagaimana merespon masalah tersebut. Agar kita memiliki kemampuan mersepon suatu keadaan dengan baik maka kita perlu mengetahui pondasi ini.
Pada dasarnya semua kejadian bersifat netral, kitalah yang memberikan label pada kejadian itu sehingga suatu kejadian memiliki bentuk makna, apakah itu makna positif atau negatif. Contoh : saat pergi ke kantor tiba-tiba ban mobil bocor, saat melihat ban bocor,  saat itu inget bahwa jam 10 akan ada meeting sama Bos dan team bahas rencana kerja divisi.  Kira-k…

Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif

Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif, untuk pertama kali terbit pada tahun 1989, adalah sebuah buku pengembangan diri yang ditulis oleh Stephen R. Covey. Buku ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi dalam 38 bahasa sejak publikasi pertamanya, yang ditandai dengan dirilisnya edisi ulang tahun ke-15 tahun 2004. Covey menyajikan pendekatan untuk menjadi efektif dalam mencapai tujuan dengan menyelaraskan diri pada apa yang dia sebut sebagai prinsip etika karakter yang menurutnya universal dan abadi.
Tujuh kebiasaan Manusia yg sangat efektif mencakup banyak prinsip dasar dari efektivitas manusia. Kebiasaan-kebiasaan ini bersifat mendasar; merupakan hal yg primer. Ketujuh kebiasaan ini menggambarkan internalisasi prinsip-prinsip yang benar yang menjadi dasar kebahagiaan dan keberhasilan yang langgeng.
Akan tetapi sebelum kita dapat benar-benar mengerti Tujuh Kebiasaan ini, kita perlu mengerti “ Paradigma “ kita sendiri dan bagaimana membuat suatu “ Perubahan Paradigma “.
Baik Etik…

Ikhlas - The Power Of Life

Kata ikhlas merupakan satu dari sekian banyak kosa kata yang begitu mudahnya diucapkan, bahkan kata ini begitu sangat sering kita dengar atau bahkan kita ucapkan. Padahal, makna ikhlas belum tentu semudah apa yang diucapkan, banyak diantara kita yang belum mampu menerjemahkan apa makna ikhlas itu sendiri.
Ikhlas yang lahir dari hati dan diterjemahkan dalam sebuah praktik akan menimbulkan banyak akibat, tentu dalam hal ini akibat yang baik. Salah satunya adalah ketulusan dan kelapangan jiwa dalam menjalani segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini. Manis atau bahkan pahit sekalipun jika dilandasi oleh sifat ikhlas, maka tidak akan berpengaruh buruk terhadap kondisi kehidupan manusia.
Imam al Nawawi al Dimasyqi misalnya, beliau mengurai makna ikhlas sebagai sebuah kunci dalam meraih hakikat kehidupan ini. Imam yang wafat pada tahun 676 Hijriyah ini membuat perumpamaan yang sangat indah tentang arti sebuah keikhlasan, di mana sebuah perbuatan akan mejadi berarti ketika dibungkus denga…

Cara Menghilangkan Sifat Egois Diri Sendiri

Dalam kehidupan sehari – hari, kita berinteraksi dengan banyak orang yang mempunyai sifat berbeda satu sama lainnya. Ada yang bersifat ramah, baik hati, dan sopan. Tetapi ada juga pribadi yang kasar, pemarah, atau egois. Orang yang mempunyai sifat egois adalah orang yang sulit untuk dihadapi. Semua orang sebenarnya punya sisi egoisme dalam dirinya, namun kadarnya berbeda – beda. Ada yang bisa menekan sisi egois tersebut dan menunjukkan sisi pribadinya yang baik, namun ada juga yang lebih dominan mengutamakan sifat egoisnya dalam berinteraksi dengan orang lain.
Egois berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu ‘Ego’ yang artinya diri sendiri. Jadi, orang yang bersifat egois adalah orang yang selalu mementingkan dirinya sendiri dan tidak pernah mempertimbangkan kepentingan orang lain. Orang ini hanya akan mencari kenyamanan untuk dirinya sendiri dan tidak peduli dengan keadaan orang lain.
Mengapa Seseorang Menjadi Egois
Seseorang bisa menjadi pribadi yang egois biasanya karena telah di…

Makna Ramadhan

Ramadhan yang dirindukan telah datang. Setiap muslim mempunyai beragam cara untuk menyambutnya. Musim kebaikan tahunan ini memang tak layak untuk dilewatkan begitu saja.  Bahkan Rasulullah SAW sejak awal mengadakan briefing penyambutan Ramadhan di tengah-tengah para sahabat.  Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : " Sungguh telah datang padamu sebuah bulan yang penuh berkah dimana diwajibkan atasmu puasa di dalamnya, (bulan) dibukanya pintu-pintu surga, dan ditutupnya pintu-pintu neraka jahannam, dan dibelenggunya syaitan-syaitan, Di dalamnya ada sebuah malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Barang siapa diharamkan dari kebaikannya, maka telah diharamkan (seluruhnya) "(HR Ahmad, Nasa'i dan Baihaqi). 
Ramadhan sering datang dengan tiba-tiba, dan berlalu begitu cepat tanpa terasa. Ia adalah momentum termahal yang pernah kita punya untuk mendulang pahala. Ini mirip bulan promosi dan besar-besaran  yang ditawarkan di pusat-pusat perbelanjaan. Kebaikan nilai paha…

8 Jalan Rezeki Dalam Al Quran

Rezeki yang kita terima tidak selalu berkorelasi positif dengan usaha yang kita lakukan, kenapa?, karena rezeki itu datangnya dari Allah SWT. Apapun yang kita terima adalah karena Ridha Allah SWT. Setidaknya ada 8 jalan rezeki yang dituliskan dalam Al-Quran ; 

1. Rezeki Yang Telah Dijamin

“Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya” (Q.S.11:6)

Contoh : Meskipun seorang anak yatim piatu tidak memiliki orangtua, namun ia akan tetap hidup sampai besar dirawat panti asuhan atau diadopsi oleh keluarga lain.

2. Rezeki Karena Usaha

“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya” (Q.S.53:39) 
Contoh : Karena keuletan dalam usaha, kini bangsa Turki bisa makmur, padahal alamnya tidak begitu kaya.

3. Rezeki Karena Bersyukur

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu” (Q.S.14:7)

Contoh: Brunei Darusalam baru-baru ini menerapkan syariat islam sebagai rasa syukur kepada Allah atas nikmatNya, maka m…